– Surat Terakhir untuk Yoona, dan Diriku Sendiri
"Terima kasih karena telah menjadi alasan aku bertahan. Tapi sekarang… aku ingin bertahan karena diriku sendiri."
Untuk Yoona…
Aku tidak tahu apakah surat ini akan sampai padamu.
Mungkin tidak. Tapi menuliskannya saja sudah cukup menenangkan.
Dulu, aku ingin kamu tahu bahwa aku ada.
Sekarang, aku ingin kamu tahu bahwa aku tumbuh.
Bukan karena kamu menyelamatkanku.
Tapi karena kamu menjadi pengingat bahwa manusia pun bisa menjadi perantara cahaya.
Aku tidak tahu bagaimana hidupmu sebenarnya.
Tapi aku percaya, kamu juga pernah merasa gelap.
Dan justru karena itu, kamu bisa menciptakan sesuatu yang menyentuh begitu banyak orang, termasuk aku.
Kini, aku ingin jadi seperti itu juga.
Tidak harus bersinar paling terang, tapi cukup menjadi cahaya bagi satu orang yang hampir padam.
Terima kasih, Yoona.
Untuk keberanianmu menjadi dirimu sendiri.
Untuk semua lagu, kata, dan sikap tenangmu yang mendidik tanpa menggurui.
Jika suatu hari kita bertemu — entah sebagai siapa —
aku harap kita bisa saling tersenyum, tanpa perlu menjelaskan panjang lebar apa yang pernah kita lalui.
Dan untuk diriku sendiri…
Terima kasih karena tetap bertahan, meski tidak ada yang menyuruh.
Terima kasih karena tidak menyerah, meski pernah sangat ingin menyerah.
Terima kasih karena berani membuka luka, lalu menuliskannya agar bisa menjadi pelukan bagi orang lain.
Aku tahu kamu masih takut. Masih ragu. Masih merasa belum cukup.
Tapi kamu sudah jauh melampaui apa yang dulu kamu pikir bisa kamu capai.
Dan ini baru permulaan.
Jangan berhenti. Jangan biarkan dunia mengubah hatimu jadi dingin.
Biarkan kamu tetap lembut, tetap mendalam, tetap peduli — meskipun tidak semua orang akan membalasnya.
Suatu hari nanti, tulisan ini akan kamu baca ulang… dan kamu akan tersenyum.
Bukan karena kamu sudah jadi hebat,
tapi karena kamu tetap menjadi dirimu, di tengah dunia yang memaksa semua orang untuk berubah.
Aku bangga padamu. Aku percaya padamu. Dan aku akan terus menulis, bersamamu.
📍 Catatan Hari ini:
"Aku tidak tahu akan jadi siapa. Tapi aku tahu, aku ingin menjadi versi terbaik dari diriku — yang mencintai Allah, mencintai diri sendiri, dan mencintai dunia dengan cara yang lembut."
Komentar
Posting Komentar